Sindrom Dispepsia


Definisi Dispepsia

  • Dispepsia adalah nyeri atau perasaan tidak nyaman di daerah epigastrik
  • Dispepsia tidak mematikan namun menurunkan kualitas hidup seseorang dan menganggu produktivitas1,2,3,4
  • Dispepsia merupakan diagnosis gejala, dan nyeri/rasa tidak nyaman dirasakan sedikitnya sudah 3 bulan, dan tak ada nyeri dada atau gejala regurgitasi

Siapa Penderita Dispepsia

  • Dispepsia sering terjadi pada pasien yang mengkonsumsi NSAID, atau obat seperti antagonis kalsium, bifosfonat, nitrat, dan teofilin. Dispepsia umumnya lebih sering pada pasien dengan infeksi Helicobacter pylori. Dispepsia juga berhubungan dengan ansietas.5,6

Penyebab Dispepsia

  • 13% dispepsia disebabkan esofagitis erosif, 8% karena ulkus peptik, dan kurang dari 0.3% akibat kanker gaster atau kanker esofagus
  • 70-80% dispepsia tidak ditemukan penyebab klinis yang signifikan, dan disebut dispepsia fungsional, dan belum diketahui mekanismenya.7
  • Patofisiologi dispepsia tergantung pada underlying penyakitnya
  • Ulkus peptik disebabkan oleh Helicobacter pylori, beberapa kasus disebabkan oleh NSAID. GERD disebabkan oleh kombinasi gagalnya gastro-esofageal junction untuk mencegah refluks asam lambung dan clearance impairment asam lambung dari esofagus
  • Helicobacter pylori akan mengaktivasi imun dan memicu inflamasi di lambung yang pada akhirnya akan mengaktifkan neuromodulasi yang membuat dismotilitas, hipersensitivitas, dan perubahan pada CNS.8
  • Terdapat alarm symtomps pada dispepsia, yakni: usia >55 tahun dengan onset baru dispepsia, perdarahan saluran cerna yang kronis, disfagia, penurunan berat badan progresif, muntah persisten, anemia defisiensi besi, massa epigastrium, adanya kelainan pada pemeriksaan barium.9
  • Pada pasien usia kurang dari 55 tahun dengan dispepsia dan tak ada alarm symptoms maka diperlukan tes H pylori non-invasif dengan urea breath test atau stool antigen.10

Pilihan Terapi

  • Terdapat 2 pilihan pengobatan pada dispepsia, yaitu pendekatan step-up (dimulai dari antasida, berlanjut H2 antihistamin, lalu dengan PPI), atau pendekatan step-down (sebaliknya) dengan de-eskalasi bila gejala membaik.11
  • Pendekatan tersebut bila dilakukan selama 6 bulan terbukti sukses 72% pada step-up, dan 70% pada step-down
  • Ulkus peptik yang disebabkan Helicobacter pylori harus mendapatkan terapi guna mengeradikasi bakteri tersebut dengan terapi PPI triple (PPI dengan 2 antibiotik, yakni clarithromycin dengan amoxicillin atau metronidazole) atau terapi bismuth quadruple (PPI triple dengan bismuth).12
  • Bila ulkus peptik non Helicobacter pylori, terutama disebabkan oleh NSAID, dan menurut penelitian PPI lebih superior dibandingkan dengan H2 antihistamine dalam healing ulkus tersebut.13,14

Dispepsia Fungsional

  • Pasien dengan dispepsia fungsional biasanya mengkonsumsi energi dan lemak lebih sedikit, namun hubungan ini masih belum jelas.15
  • Mengurangi berat badan, menghindari makanan berlemak dan beralkohol, atau berhenti merokok merupakan lifestyle modifikasi yang cukup baik namun sesunggguhnya masih sedikit bukti penelitian yang ada menunjukkan manfaat modifikasi tersebut.16
  • Hasilnya, obat masih menjadi treatment yang utama
  • Antasid menetralisasi asam lambung, yang dikontrol oleh gastrin, histamin, dan reseptor asetilkolin
  • H2 antihistamin mengurangi produksi asam lambung dengan memblokade reseptor antihistamin H2 sedangkan PPI langsung bekerja pada proton pump.17
  • Pada pasien dengan dispepsia fungsional penggunaan antasid tidak berbeda bermakna dengan plasebo, namun H2 antihistamin dan PPI terbukti lebih bermanfaat.17
  • PPI lebih bermanfaat pada gejala refluks dan nyeri epigastrium dibanding plasebo.18
  • Tidak ada yang lebih bermanfaat dibanding plasebo pada dispepsia fungsional dengan gejala dismotilitas
  • Pasien dengan dispepsia fungsional, sama seperti penyakit gastrointestinal fungsional lainnya, memiliki tingkat ansietas, depresi, dan gangguan psikologis lain dibandingkan dengan orang sehat.19
  • Antidepresan bermanfaat pada pasien dengan irritable bowel syndrome
  • Antidepresan trisiklik lebih dianjurkan, yaitu pada penelitian di China antidepresan trisiklik memiliki benefit yang lebih baik dibanding plasebo, sedangkan SSRI tidak.20,21
  • Walaupun belum cukup bukti yang adekuat, cukup beralasan untuk mempertimbangkan pengobatan psikologis pada pasien dispepsia fungsional yang gejalanya koeksis dengan ansietas atau depresi


    Daftar Pustaka

    • Ford AC, Forman D, Bailey AG, Axon ATR, Moayyedi P. Effect of dyspepsia on survival: a longitudinal 10-year follow-up study. Am J Gastroenterol 2012;107:912-21.
    • Ford AC, Forman D, Bailey AG, Axon ATR, Moayyedi P. Initial poor quality of life and new onset of dyspepsia: Results from a longitudinal 10-year follow-up study. Gut 2007;56:321-7.
    • Mahadeva S, Yadav H, Rampal S, Everett SM, Goh K-L. Ethnic variation, epidemiological factors and quality of life impairment associated with dyspepsia in urban Malaysia. Aliment Pharmacol Ther 2010;31:1141-51.
    • Brook RA, Kleinman NL, Choung RS, Melkonian AK, Smeeding JE, Talley NJ. Functional dyspepsia impacts absenteeism and direct and indirect costs. Clin Gastroenterol Hepatol 2010;8:498-503.
    • Moayyedi P, Forman D, Braunholtz D, Feltbower R, Crocombe W, Liptrott M, et al. The proportion of upper gastrointestinal symptoms in the community associated with Helicobacter pylori, lifestyle factors, and nonsteroidal anti-inflammatory drugs. Am J Gastroenterol 2000;95:1448-55.
    • Aro P, Talley NJ, Ronkainen J, Storskrubb T, Vieth M, Johansson SE, et al. Anxiety is associated with uninvestigated and functional dyspepsia (Rome III criteria) in a Swedish population-based study. Gastroenterology 2009;137:94-100.
    • Tack J, Talley NJ, Camilleri M, Holtmann G, Hu P, Malagelada JR, et al. Functional gastroduodenal disorders. Gastroenterology 2006;130:1466-79.
    • Ford AC, Thabane M, Collins SM, Moayyedi P, Garg AX, Clark WF, et al. Prevalence of uninvestigated dyspepsia 8 years after a large waterborne outbreak of bacterial dysentery: a cohort study. Gastroenterology 2010;138:1727-36. National Institute for Health and Clinical Excellence. Referral guidelines for suspected cancer. 2005. www.nice.org.uk/nicemedia/live/10968/29814/29814.pdf. American Gastroenterological Association. American Gastroenterological Association technical review on the evaluation of dyspepsia. Gastroenterology 2005;129:1756-80.
    • Van Marrewijk CJ, Mujakovic S, Fransen GAJ, Numans ME, de Wit NJ, Muris JWM, et al. Effect and cost-effectiveness of step-up versus step-down treatment with antacids, H2-receptor antagonists, and proton pump inhibitors in patients with new onset dyspepsia (DIAMOND study): a primary-care-based randomised controlled trial. Lancet 2009;373:215-25.
    • Malfertheiner P, Megraud F, O’Morain CA, Atherton J, Axon AT, Bazzoli F, et al; European Helicobacter Study Group. Management of Helicobacter pylori infection: the Maastricht IV Florence consensus report. Gut 2012;61:646-64.
    • Yeomans ND, Tulassay Z, Juhasz L, Racz I, van Rensburg CJ, Swannell AJ, et al. A comparison of omeprazole with ranitidine for ulcers associated with nonsteroidal antiinflammatory drugs. Acid Suppression Trial: Ranitidine versus Omeprazole for NSAID-associated Ulcer Treatment (ASTRONAUT) study group. N Engl J Med 1998;338:719-26.
    • Agrawal NM, Campbell DR, Safdi MA, Lukasik NL, Huang B, Haber MM. Superiority of lansoprazole vs ranitidine in healing nonsteroidal anti-inflammatory drug-associated gastric ulcers: results of a double-blind, randomized, multicenter study. NSAID-Associated Gastric Ulcer Study Group. Ann Intern Med 2000;160:1455-61.
    • Pilichiewicz AN, Horowitz M, Holtmann G, Talley NJ, Feinle-Bisset C. Relationship between symptoms and dietary patterns in patients with functional dyspepsia. Clin Gastroenterol Hepatol 2009;7:317-22.
    • Feinle-Bisset C, Azpiroz F. Dietary and lifestyle factors in functional dyspepsia. Nat Rev Gastroenterol Hepatol 2013;10:150-7.
    • Moayyedi P, Soo S, Deeks J, Delaney B, Innes M, Forman D. Pharmacological interventions for non-ulcer dyspepsia. Cochrane Database Syst Rev 2006;4:CD001960.
    • Moayyedi P, Delaney BC, Vakil N, Forman D, Talley NJ. The efficacy of proton pump inhibitors in non-ulcer dyspepsia: a systematic review and economic analysis. Gastroenterology 2004;127:1329-37.
    • Koloski NA, Jones M, Kalantar J, Weltman M, Zaguirre J, Talley NJ. The brain-gut pathway in functional gastrointestinal disorders is bidirectional: a 12-year prospective population-based study. Gut 2012;61:1284-90.
    • Wu JC, Cheong PK, Chan Y, Lai LH, Ching J, Chan A, et al. A randomized, double-blind, placebo-controlled trial of low dose imipramine for treatment of refractory functional dyspepsia. Gastroenterology 2011;140(suppl 1):S50.
    • Tan VP, Cheung TK, Wong WM, Pang R, Wong BC. Treatment of functional dyspepsia with sertraline: a double-blind randomized placebo-controlled pilot study. World J Gastroenterol 2012;18:6127-33.